Radio Pertanian Wonocolo

Hanya Kami yang Memadukan Teknologi dan Budaya

Sejarah RPW

Peningkatan produksi pangan merupakan prioritas pada Pelita I yang dimulai pada tahun 1969 s/d 1974.saat itu program utama pembangunan pertanian adalah peningkatan produksi pangan kearah swasembada beras,dan telah diawali dengan program Demas(Demontrasi masal) yang kemudian meningkat menjadi Bimas (Bimbingan masal) di wilayah Unit Desa.

Pada tanggal 10 Juli 1969 diputuskan dalam rapat penyusunan Project Statement pendirian Pusat Informasi Pertanian,BPMD Wonocolo menjadi ajang kegiatan dari bagian Publikasi dan Dokumentasi Dinas Pertanian Rakyat Propinsi Jawa Timur dan menjelma menjadi Pusat Informasi Pertanian Wonocolo atau lebih  dikenal dengan sebutan dalam bahasa inggris Agricultural Information Center disingkat AIC.

Setelah melalui proses panjang dan rumit yang dimulai bulan agustus 1969,maka pada tanggal 16 Juli 1970 Pusat Informasi Pertanian diresmikan berdiri dengan dasar surat Kepala Dinas Pertanian Rakyat Propinsi Jawa Timur nomor Dok/2823/I-a yang bersumber pada SK Gubernur/KDH Propinsi  Jatim nomor 23 a/54/D.P.P tahun 1954 Junto keputusan presiden RI Nomor 319 tahun 1969.

Mengingat topografi dan luas areal Intensifikasi Tanaman pangan di Jawa Timur dan masih sedikitnya jumlah penyuluh Pertanian dilapangan,yg sangat tidak seimbang dengan luas areal dan jumlah petani pelaksana program intensifikasi tersebut, maka perlu dicarikan metode yang handal dalam menghadapi kendala tersebut.

Didalam mengatasi kendala waktu dan ruang guna menerobos topografi juga kendala lain serta untuk meneyeragamkan informasi yang harus diterima petani dipedesaan. Pusat  Informasi Pertanian Wonocolo menggunakan media  Radio yang lahir bersama dan diresmikan oleh Bapak Gubernur Jawa Timur Mochamad Nur,dengan nama Radio Chusus Pusat Informasi Pertanian(RCPIP) dan sejak berlakunya Ejaan yg disempurnakan tahun 1972,RCIP menyesuaikan menjadi RKIP.                                           

Dengan  berkembangnya keberadaan radio pertanian di Indonesia, dimana Ciawi mempunyai  Radio Pertanian Ciawi, Ungaran punya radio Pertanian  Ungaran, Palu dengan Radio pertanian Palu,maka untuk Wonocolo di namakan Radio Pertanian Wonocolo.

Seiring dengan pasang surutnya derap pembangunan di Jawa Timur,Radio Pertanian Wonocolo juga mengalami hal yang sama, RPW pernah menjadi insitusi yg berada dibawah Dinas pertanian Propinsi Jawa timur, pernah menjadi institusi dibawah eselon II Deptan, pernah menjadi institusi dibawah IPPTP Wonocolo/BPTP Karangploso,dan yang terakhir hingga sekarang dibawah Labdis Pertanian Wonocolo/BPTP Jawa Timur.

Beberapa prestasi yang telah dicapai Radio Pertanian Wonocolo selama ini antara lain:                     

  • Rural Radio Advisory Project-studguard West Germany tahun 1974 memberi predikat sebagai Radio Penyelenggara siaran pedesaan yang paling banyak didengar di 6(enam) propinsi Indonesia .

Pusat Lembaga Kebudayaan Jawa (PLKJ) Surakarta tahun 1996 memberi penghargaan dan medali emas (PLKJ Award 1996) sebagai Radio Pelestari  Budaya Tradisional .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Pertanian Wonocolo | Hanya Kami yang Memadukan Teknologi dan Budaya © 2014
Design By Dimas Pe Merdeka - Matrix Group